BERITA TEKNOLOGI | berita teknologi laptop - BERITA TEKNOLOGI 1 | BERITA TECHNOLOGY | TECHNOLOGY NEWS

Breaking

About Me

Example.com - Your ACME Website Winner

Rabu, 17 Juli 2019

BERITA TEKNOLOGI | berita teknologi laptop

Gambar terkait

BERITA TEKNOLOGI | Usai membuka secara sah Pekan Daerah (PEDA) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) di Desa Melati II, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meninjau Pertanaman Padi Sistem Jajar Legowo (Jarwo) di Desa Sei Buluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, Selasa (16/7).

Teknologi Jarwo adalahteknologi budidaya terpadu padi sawah irigasi berbasis tumbuhan jajar legowo 2:1 atau 200 ribu rumpun per hektare dengan perangkat mesin tanam padi yang dinamakan Jarwo Transplanter. Rerata panen padi dengan teknologi Jarwo menjangkau 8 sampai 9 ton/hektare. Namun, baru-baru ini terdapat yang menjangkau 11 ton/hektare.
Baca juga : Distributor Kopi Lampung

Gubernur bercita-cita teknologi Jarwo ini dapat diterapkan di seluruh wilayah di Sumut. “Saya dengar telah ada selama enam atau tujuh kabupaten yang menjadi wilayah percontohan guna teknologi ini, semoga ke depannya semakin tidak sedikit daerah lainnya yang pun menerapkan teknologi ini,” ucapnya.

Baca juga : teknologi informasi saat ini

Edy Rahyamadi menyatakan kagum dengan hasil teknologi Jarwo yang diperkenalkan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) Sumut. Dengan teknologi ini memungkinkan petani dapat memanen padi sampai 9 ton/hektare, bahkan terdapat yang menjangkau 11 ton/hektare. Angka tersebut nyaris mengejar produktivitas panen padi di Thailand yang menjangkau 12 ton/hektare. “Artinya kan bila semakin tidak sedikit daerah yang gunakan teknologi ini, semakin melimpah buatan padi kita,” ujarnya.

Pada peluang itu, Edy pun mengucapkan terima kasih dan apresiasi untuk para penyuluh yang sudah sabar menuntun para petani. Menurutnya, ketika ini telah mulai tidak banyak orang yang punya minat turun ke sawah. “Kalaulah tidak sedikit orang-orang laksana kalian, yang mau menolong dan menyokong petani kita, jaya pertanian anda ini,” katanya.

Baca juga : berita teknologi jaringan terbaru

Saat ini, ungkap Edy, Pemprov Sumut melewati Dinas Pendidikan sedang menggalakkan revitalisasi SMK. Dimana, SMK Pertanian nantinya diharapkan dapat turun langsung dan berkontribusi di tengah-tengah masyarakat petani melewati inovasi dan penyuluhan.

Sementara itu, Kepala BPTP Balitbangtan Sumut Khadijah Lubis menjelaskan, luas lahan sawah percontohan dengan teknologi Jarwo sampai tahun 2018 menjangkau 1.174 hektare, yang tersebar di Kabupaten Langkat, Deliserdang, Tapanuli Selatan, Batubara, Labuhanbatu, Asahan, dan Serdang Bedagai.

“Sama laksana Bapak, kami juga bercita-cita bisa mengenalkan teknologi ini ke lebih tidak sedikit petani di wilayah lainnya di Sumut. Tetapi pasti cita-cita besar ini memerlukan usaha besar dan waktu, mudah-mudahan secara bertahap kita mengarah ke ke sana,” harapnya.

Baca juga : teknologi informasi perbankan

Di samping bersilaturahmi dengan para kumpulan tani dan masyarakat Desa Sei Buluh, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut melewati Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Sumut pun memberikan pertolongan alat pertanian untuk para kumpulan tani. Penyerahan secara simbolis diserahkan oleh Gubernur Edy Rahmayadi untuk Kelompok Tani Tunas Harapan, Sido Bahagia, Sri Kandi, Tunas Baru, dan Sri Wedari.


Turut muncul dalam pekerjaan tersebut Bupati Serdang Bedagai Soekirman, Kepala Dinas TPH Sumut Dahler, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Arsyad Lubis, regu BPTP Balitbangtan Sumut, OPD Pemda Serdang Bedagai, kumpulan tani, dan masyarakat.

Baca juga : kuliah komputer di jakarta utara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar