BERITA TEKNOLOGI | berita utama teknologi - BERITA TEKNOLOGI 1 | BERITA TECHNOLOGY | TECHNOLOGY NEWS

Breaking

About Me

Example.com - Your ACME Website Winner

Senin, 22 Juli 2019

BERITA TEKNOLOGI | berita utama teknologi

Hasil gambar untuk BPPT Fokus Lakukan TMC guna Atasi Karhutla

BERITA  TEKNOLOGI | Mengacu pada masih banyaknya distrik rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tersebar pada sebanyak provinsi di tanah air, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) akan mengerjakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

Kepala BPPT Hammam Riza menuliskan bahwa potensi mengecilnya awan dapat terjadi mulai Juli sampai September.
Dan itu ditebak berlaku pada sebanyak daerah, yaitu Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.

Pernyataan itu ia ucapkan setelah mendapat  informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
"BMKG menuliskan potensi awan di Jawa, Bali dan Nusa Tenggara paling kecil sebetulnya selama Juli sampai September ini," ujar Hammam, saat didatangi dalam suatu acara di Bandar Lampung, Lampung, Jumat (19/7/2019).


Menurutnya, sebelum mengecilnya awan pada daerah-daerah tersebut, seharusnya dilaksanakan hujan buatan.

Hal tersebut untuk menanggulangi kekeringan atas tejadinya potensi mengecilnya awan pada Juli sampai September itu.

"Untuk menanggulangi kekeringan dengan hujan buatan, harusnya sebelum (potensi awan belum kecil) itu," jelas Hammam.

Mantan Deputi Bidang Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam (TPSA) BPPT tersebut pun menyinggung bahwa perkembangan awan bakal jauh lebih baik pada bulan berikutnya, yaitu Oktober.


"Tetapi awan bakal tumbuh lebih baik pada bulan Oktober," kata Hammam.
Perlu diketahui, penerapan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dilaksanakan tidak melulu untuk menangkal terjadinya karhutla, namun pun penyakit yang ditimbulkan dampak peristiwa tersebut.


Seperti gangguan pernafasan sampai berujung kematian yang dapat saja terjadi sebab tebalnya asap yang hadir dari karhutla.

Baca juga : teknologi informasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar