BERITA TEKNOLOGI | berita teknologi jepang - BERITA TEKNOLOGI 1 | BERITA TECHNOLOGY | TECHNOLOGY NEWS

Breaking

About Me

Example.com - Your ACME Website Winner

Kamis, 04 Juli 2019

BERITA TEKNOLOGI | berita teknologi jepang

Siapa Bilang RI Sudah Disesaki Mobil? 
Nih Faktanya!

Ilustrasi penjualan mobil. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan


berita teknologi jepang - Indonesia adalah salah satu negara dengan tingkat penjualan produk otomotif tertinggi di dunia. Angka penjualan mobil dalam negeri di Indonesia dapat mencapai di atas satu juta unit per tahunnya, sedangkan sepeda motor angkanya dapat mencapai enam juta unit lebih.

Dengan angka sebegitu besar, penjualan kendaraan bermotor di Indonesia lumayan tinggi dan disinggung sudah menjangkau puncaknya. Terlebih, andai melihat di kota-kota besar, populasi kendaraan telah teramat padat, sehingga memunculkan kemacetan di mana-mana.
Lalu apakah memang benar jumlah kendaraan di Indonesia telah terlalu banyak? Terutama andai dihitung dari rasio kepemilikannya.

Presiden Asosiasi Industri Otomotif Indonesia (Gaikindo), Yohannes Nangoi, menjelaskan bahwa, sebagaimana ditunjukkan oleh rasio keikutsertaannya, Indonesia masih dikalahkan oleh Thailand dan Malaysia.
"Bicara volume, di Indonesia paling kecil sekali. Kita melulu punya 87 unit mobil per 1.000 orang. Sementara Thailand telah 240 mobil per 1.000 orang, dan Malaysia 400 mobil per 1.000 orang," kata Nangoi di Jakarta, Selasa (2/7/2019).

"Jadi bila bicara (Indonesia) punya tidak sedikit kendaraan, tidak juga. Karena anda punya populasi 265 juta penduduk, dan ketika ini densitasnya masih paling ringan. Memang tampak padat sebab masih fokus di satu arah (pulau Jawa)," lanjut Nangoi. 
Dikatakan Nangoi, 5 tahun kemudian 80 persen fokus penjualan mobil terletak di pulau Jawa, sisanya 20 persen di luar pulau Jawa.

"Tapi bila pemerintah sukses membangun infrastruktur yang lebih baik, kita akan mengejar penyebaran pemakaian kendaraan lebih tidak sedikit di daerah-daerah. Saat ini 60 persen di pulau Jawa dan 40persennya di luar pulau Jawa. Jadi telah mulai menyebar," pungkas Nangoi.

Baca juga : robopark jakarta utara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar