BERITA TEKNOLOGI | berita teknologi blogspot - BERITA TEKNOLOGI 1 | BERITA TECHNOLOGY | TECHNOLOGY NEWS

Breaking

About Me

Example.com - Your ACME Website Winner

Kamis, 13 Juni 2019

BERITA TEKNOLOGI | berita teknologi blogspot

Survei: 86 Persen Pengguna Internet Jadi Korban Hoaks

Survei: 86 Persen Pengguna Internet Jadi Korban Hoaks



berita teknologi blogspot - Survei yang dilaksanakan oleh Centre for International Governance Innovation (CIGI) menulis 86 persen pemakai internet di dunia menjadi korban penyebaran berita hoaks. Facebook terdaftar menjadi platform yang paling tidak sedikit menyebarkan hoaks.

Sekitar 77 persen pemakai Facebook menyatakan mereka pernah mengejar berita hoaks. Diikuti oleh 62 persen pemakai Twitter, dan 74 persen lainnya merupakan campuran dari pemakai media sosial lain.

Pesatnya penyebaran hoaks mendorong 10 persen pemakai Twitter memblokir akun mereka sekitar setahun terakhir. Diikuti oleh 9 persen pemakai Facebook yang mengerjakan hal serupa.
Akibatnya, kecurigaan masyarakat terhadap media sosial meningkat. Ditambah isu privasi daring dan bias yang dimasukkan ke dalam algoritme yang dipakai oleh raksasa internet.
Responden meminta peran aktif pemerintah dan perusahaan media sosial untuk mengatasi penyebaran hoaks yang turut berkontribusi meningkatkan kecurigaan terhadap internet dan akibat negatif terhadap ekonomi dan politik.

Dibagi menurut negara, AS menjadi negara dengan donatur penyebar hoaks terbanyak. Disusul Rusia dan China.
Mesir menjadi negara yang paling gampang termakan hoaks. Di sisi lain, narasumber di Pakistan malah menjadi yang sangat skeptis terhadap berita hoaks.

"Survei sikap global tahun ini tidak melulu menggarisbawahi kerapuhan internet, tetapi pun meningkatnya ketidaknyamanan pemakai terhadap media sosial dan kekuatan yang dipunyai perusahaan-perusahaan ini atas kehidupan keseharian mereka," kata kesebelasan peneliti CIGI, Fen Osler Hampson dalam sebuah pengakuan seperti dikutip AFP.

Survei y ang diadakan di 25 negara ini melibatkan lebihd ari 25 ribu pemakai internet. Survei ini memakai metode jajak pendapat dengan wawancara langsung dan daring yang dilaksanakan pada 21 Desember 2018 sampai 10 Februari 2019.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar