BERITA TEKNOLOGI - berita teknologi amerika - BERITA TEKNOLOGI 1 | BERITA TECHNOLOGY | TECHNOLOGY NEWS

Breaking

About Me

Example.com - Your ACME Website Winner

Selasa, 11 Juni 2019

BERITA TEKNOLOGI - berita teknologi amerika

huawei, 5g, teknologi 5g, jaringan 5g, internet 5g, telekomunikasi, internet, broadband, telkomsel, xl, indosat

Mengenal Kecanggihan Teknologi 5G


berita sains - Kelanjutan pengembangan teknologi internet 5G sempat terdampak memanasnya pertikaian perniagaan dan antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Pemerintah AS sudah memasukkan produsen ponsel asal Tiongkok yaitu Huawei ke dalam susunan hitam (blacklist) produk yang tidak dapat masuk ke negara tersebu. Padahal Huawei ketika ini sedang menyiapkan layanan jaringan 5G di sejumlah negara, salah satunya di Indonesia. Rencananya, teknologi ini bakal resmi dikenalkan pada 2020 ketika perayaan Olimpiade di Jepang. Huawei sempat menebak 2,8 miliar orang mengadopsi teknologi 5G pada 2025 mendatang. 

Teknologi internet generasi kelima relatif baru guna Indonesia menilik jaringan termutakhir yang dipakai saat ini masih 4G (fourth generation). Huawei, Nokia, Samsung, sampai Verizon sejak sejumlah tahun lalu telah mulai merundingkan pengembangan 5G urusan ini walau saat tersebut 4G baru digunakan.

Meski belum bisa dibuktikan, teknologi 5G diandalkan  memiliki tidak sedikit keunggulan, salah satunya kecepatan transfer data 800 gigabyte per detik (Gbps). Adapun riset pada 4G melulu mampu mengalihkan data dengan kecepatan 100 megabyte (MB) sampai 1 gigabyte (GB) per detik. Dengan kecepatan 5G, pemakai internet dapat mengunduh (download) 33 film dengan kualitas high definition (HD) dalam hitungan detik. Sementara pada ponsel 4G, pengunduhan film kualitas HD dapat memakan masa-masa enam menit. Meski demikian, percobaan mula yang dilaksanakan Ericsson masih menghasilkan kecepatan transfer data 5 Gbps pada jaringan frekuensi 15 Gigahertz (Ghz). "Ini bakal menjadi evolusi yang mengharukan dan menjadi harmonisasi (pemakaian) spektrum (gelombang) radio," kata Profesor Rahim Tafazolli yang dilansir BBC pada 2014 lalu. 

Tafazolli telah mengarahkan pusat inovasi 5G di University of Surrey, Inggris. Pemerintah Inggris bahkan mendanai penelitian teknologi baru. Gelombang radio yang dimaksud adalah sarana untuk mengeluarkan data dalam teknologi 5G.

Keunggulan lainnya ialah minimnya jeda ketika proses transfer data (ultra low latency). Dalam teknologi 4G, angka jeda yang didapat ketika transfer data menjangkau 50 milidetik. Sedangkan teknologi 5G dianggap hanya mempunyai angka jeda 1 milidetik. Minimnya delay akan menciptakan pengoperasian gawai berteknologi tinggi laksana virtual reality sampai kendaraan tanpa awak minim gangguan. Perbedaan lainnya, teknologi 5G memungkinkan tidak sedikit peralatan modern terkoneksi internet secara bersamaan di satu waktu. Ini memungkinkan dunia lebih terkoneksi lagi dengan internet.

Beberapa yang bisa terakses teknologi ini ialah peralatan lokasi tinggal pintar sampai kendaraan. "Ini bakal jadi hal bertolak belakang dari yang anda biasa lihat," kata Kepala Federal Comunications Comission (FCC) Amerika Serikat ketika 2015 yaitu Tom Wheeler dilansir dari Vox. Tantangan Penerapan 5G di Indonesia Indonesia belum sepenuhnya siap merealisasikan teknologi 5G ketika ini. Jaringan selular cepat itu mempunyai tantangan guna dikembangkan di Tanah Air. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menuliskan Indonesia belum mempunyai model bisnis guna jaringan internet 5G, terutama pada segmen ritel.

Menteri Kominfo Rudiantara menuliskan kecepatan jaringan 5G yang 10 kali lipat dari jaringan 4G yang dipakai saat ini, berpotensi menciptakan pemakai internet membayar ongkos tiga kali lipat dari yang mereka bayarkan sekarang. Dia menjelaskan, pemakaian 5G justeru cocok untuk usaha atau korporasi lantaran ongkos yang bisa ditanggung lebih besar. "Kalau anda diminta bayar tiga kali lipat dari ongkos saat ini, pasti pun mikir,” kata dia sejumlah waktu lalu. Rudiantara belum dapat meyakinkan kapan teknologi jaringan 5G dapat diterapkan di Indonesia. Saat ini pemerintah sedang menyiapkan aturan mainnya. Dia menuliskan pemerintah melulu sebagai regulator atau pembuat kepandaian yang tidak ketat (light touch regulation). Adapun, sejumlah operator telekomunikasi yang sudah mengerjakan uji jajaki jaringan 5G di Indonesia ialah Telkomsel, XL, Indosat, dan Tri. Sementara, Smartfren akan mengerjakan uji jajaki jaringan itu pada Juni 2019 mendatang. Adapun Telkomsel sudah mengenalkan teknologi 5G di Indonesia pada ketika ASIAN Games, Agustus 2018 lalu. Saat itu, Telkomsel mengenalkan Telkomsel 5G Experience Center dengan mengenalkan perangkat laksana Live Streaming, Football 2020, Future Driving, Cycling Everywhere dan Autonomous Bus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar