BERITA TEKNOLOGI | berita teknologi modern - BERITA TEKNOLOGI 1 | BERITA TECHNOLOGY | TECHNOLOGY NEWS

Breaking

About Me

Example.com - Your ACME Website Winner

Rabu, 19 Juni 2019

BERITA TEKNOLOGI | berita teknologi modern

Robot Jurnalis' Mengubah Cara Kerja di Perusahaan Media


'Robot Jurnalis' Mengubah Cara Kerja di Perusahaan Media

Sekolah Robot

Program penghasil teks yang diciptakan menurut teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan produksi makin tidak sedikit digunakan oleh perusahaan-perusahaan media di sejumlah negara. Kecerdasan produksi itu tidak sedikit dimanfaatkan untuk merangkai berita.
Penyusun berita oleh bot atau yang lebih dikenal dengan 'Tobi' sudah dikenal selama nyaris satu dekade. Tobi bermanfaat untuk menghasilkan cerita, mempersonalisasikan ekspedisi berita serta menyaring data untuk mengejar berita penting. 

"Kami telah menyaksikan penerimaan yang cukup besar akan potensi teknologi intelijen produksi ini atau jurnalisme perampokan di ruang-ruang berita di seluruh dunia," Damian Radcliffe, seorang profesor di Universitas Oregon, mengatakan kepada AFP, Minggu (10/3).



"Sistem ini bisa menawarkan kecepatan dan ketepatan serta berpotensi menyokong realitas ruang yang lebih kecil dan desakan waktu untuk para jurnalis," sambungnya.

Direktur Inisiatif Strategis The Washington Post, Jeremy Gilbert Gilbert menuliskan bot dapat mengucapkan dan memperbaharui berita lebih cepat serta memungkinkan wartawan guna berkonsentrasi pada tugas lainnya.


Pada 2018, Reuters telah memberitahukan peluncuran Lynx Insight yang dipakai untuk meneliti data otomatis untuk mengidentifikasi tren serta dapat menganjurkan isu yang mesti ditulis oleh wartawan.

Di samping itu, Tamedia di antara perusahaan media di Swiss memakai Tobi guna menghasilkan berita berhubungan Pemilihan Umum Swiss pada November 2018 lalu. Tobi bisa menghasilkan nyaris 40.000 berita melulu dalam kurun masa-masa lima menit.

Meskipun jurnalis dan robot nampaknya saling membantu, hadir kekhawatiran berhubungan kecerdasan produksi ini yang bisa merugikan kegiatan jurnalis.

Di satu sisi, pada Februari lalu, sebanyak peneliti OpenAI AS merilis laporan bahwa program penghasil teks berita dapat dipakai untuk menghasilkan tulisan berita palsu, menyamar sebagai orang beda dan dapat menciptakan konten palsu di media sosial

Tidak ada komentar:

Posting Komentar