BERITA TEKNOLOGI | berita teknologi game - BERITA TEKNOLOGI 1 | BERITA TECHNOLOGY | TECHNOLOGY NEWS

Breaking

About Me

Example.com - Your ACME Website Winner

Rabu, 26 Juni 2019

BERITA TEKNOLOGI | berita teknologi game

sekolah-robot

ROBOPARK ialah sekolah atau kursus Robotik yang paling diminati, mulai dari anak-anak umur TK sampai dewasa. Tidak mengherankan sebab belajar menciptakan robot memang pekerjaan yang menantang kreatifitas dan sarat petualangan.Tidak ada yang tidak tertarik pada keajaiban teknologi robot!

Dengan fenomena tersebut tidaklah mencengangkan jika keberadaan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) ROBOPARK sering kali ramai disukai masyarakat di sekian tidak sedikit kota di Indonesia. ROBOPARK pun tidak tidak banyak menjalin kerjasama dengan sekolah-sekolah di seluruh Indonesia guna latihan tambahan kurikuler maupun intra kurikuler robotik di sekolah masing-masing. Sebagai pelopor pendidikan robotika di Indonesia, ROBOPARK memiliki segudang prestasi yang membanggakan. Khususnya untuk lomba atau olimpiade robot, baik pada tingkat nasional maupun internasional. Ini tentu menjadi kebanggan tersendiri baik sekolah maupun orang tua.

Sekolah Robot didirikan untuk membantu proses pembelajaran tentang dunia Robotika, proses pembelajaran dari sekolah robot bisa berupa workshop, ekstra-kurikuler / intra-kurikuler di sekolah atau kursus. Sekolah robot juga digunakan untuk home schooling di bidang robotika. .

Siswa diajarkan kemampuan seperti Membuat Robot dan mengoperasikan robot.

Baca juga :




berita teknologi game - Google nampaknya hendak berkonsentrasi di bidang pendidikan. Beberapa tahun belakang, Google mengenalkan kurikulum Be Internet Awesome, yang memusatkan para pendidik guna mengajarkan ketenteraman online semua muridnya.

Ternyata, usaha Google tak melulu sampai di situ. Tahun ini, Google akan fokus ke media literasi.

Engadget mengumumkan pada hari Rabu (26.06.2019) bahwa Google telah berkolaborasi dengan Net Safety Collaborative, di antara program game yang bertujuan mengajarkan anak-anak cara mendeteksi informasi yang menyesatkan, seperti URL palsu atau judul palsu. berita.
Kurikulum ini mempunyai beberapa kegiatan play-to-learn, salah satunya Don't Fall for Fake yang mengajarkan anak cara beranggapan kritis, sampai-sampai mereka dapat membedakan sumber berita yang kredibel atau tidak dan menilai apakah sebuah URL fake atau asli.
Ada pula kegiatan Share with Care, yang mengajarkan anak teknik menjaga reputasi baik di media online dan kegiatan It's Cool to be Kind mengenai pelecehan secara online.

Bersamaan dengan diluncurkannya kurikulum ini, Google pun mengumumkan kerjasamanya bareng YMCA dan akan menolong keluarga-keluarga untuk mengobrol dengan anak-anak mereka seputar media sosial, cyberbullying dan disinformasi.

Usut punya usut, Google ternyata meradang sesudah YouTube tidak jarang dituduh menyebarkan informasi sesat, sampai-sampai raksasa teknologi ini konsentrasi pada topik penyebaran informasi.

Diharapkan dengan konsentrasi di topik ini, masyarakat dapat lebih arif menggunakan apapun platform online.

Baca juga :
teknologi informasi online
teknologi terbaru cina guna kesehatan
teknologi terbaru kemajuan industri kesehatan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar