BERITA TEKNOLOGI - Wall Street tergelincir ketika pembatasan Huawei menyeret sektor teknologi - BERITA TEKNOLOGI 1 | BERITA TECHNOLOGY | TECHNOLOGY NEWS

Breaking

About Me

Example.com - Your ACME Website Winner

Selasa, 21 Mei 2019

BERITA TEKNOLOGI - Wall Street tergelincir ketika pembatasan Huawei menyeret sektor teknologi

Hasil gambar untuk Wall Street tergelincir saat pembatasan Huawei menyeret sektor teknologi


Wall Street tergelincir ketika pembatasan Huawei menyeret sektor teknologi


artikel teknologi terbaru - Wall Street memerah pada perniagaan Senin (20/5), dirangsang langkah pembatasan Gedung Putih terhadap perusahaan telekomunikasi China Huawei Technologies Co Ltd yang memberi beban pada sektor teknologi.

Selain tersebut meningkatkan kekhawatiran bakal semakin menyalakan ketegangan perniagaan antara Amerika Serikat (AS) dan China.

Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average turun 84,1 poin, atau 0,33% menjadi 25.679,9, S&P 500 kehilangan 19,3 poin, atau 0,67% menjadi 2.840,23, dan Nasdaq Composite turun 113,91 poin, atau 1,46%,menjadi 7.702,38.

Saham teknologi indeks S&P 500 turun 1,75%, penurunan persentase terbesar salah satu 11 sektor indeks acuan utama. Philadelphia Semiconductor Index, yang mencakup pemasok Huawei Qualcomm, Broadcom dan Micron Technology Inc, jatuh 4%, level terendah lebih dari dua bulan.

Saham Apple Inc merosot 3,1%, menciptakan mereka menjadi hambatan terbesar pada indeks utama Wall Street.

"Risiko politik telah menjadi risiko bisnis," kata Chad Morganlander, manajer portofolio senior di Washington Crossing Advisors di Florham Park, New Jersey.

Asal tahu, semenjak Gedung Putih menambahkan Huawei ke susunan hitam perniagaan pekan lalu, sejumlah perusahaan sudah menangguhkan kerja sama bisnis dengan pembuat perlengkapan telekomunikasi terbesar di dunia itu.

Google Alphabet Inc sudah menghentikan akses Huawei ke software dan layanan miliknya. Produsen komponen ponsel Lumentum Holdings Inc pun mengumumkan, mereka sudah menghentikan ekspedisi ke Huawei.

Pembuat chip lain, tergolong Intel Corp, Qualcomm Inc, Xilinx Inc dan Broadcom Inc, tidak bakal memasok ke perusahaan China sampai pengumuman lebih lanjut, menurut keterangan dari laporan Bloomberg.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar