BERITA TEKNOLOGI - website berita teknologi - BERITA TEKNOLOGI 1 | BERITA TECHNOLOGY | TECHNOLOGY NEWS

Breaking

About Me

Example.com - Your ACME Website Winner

Minggu, 12 Mei 2019

BERITA TEKNOLOGI - website berita teknologi



Update Windows 10, Pengguna Tidak Perlu Login Menggunakan Password Lagi

Microsoft tampaknya bakal segera menghilangkan fitur kata sandi (password) perlahan-lahan.

BERITA TEKNOLOGI - Dengan update Windows 10 Mei 2019, pemakai Windows 10 versi 1903 dapat login ke gadget, software dan platform online memakai biometrik atau PIN, bukan password.

Ini berarti, pemakai Microsoft Edge, Google Chrome dan Mozilla Firefox akan login dengan facial-recognition dan sensor fingerprint.

Tak melulu itu, sistem biometrik ini akan mengijinkan pemakai guna mengakses program Windows laksana Outlook.com, Office 365, Skype, Xbox Live di PC dan lainnya.
Dengan pemakai aktif selama 800 juta, dampaknya pasti akan langsung terasa. "Tidak terdapat yang menyenangi password, kecuali hacker," ungkap Yogesh Mehta dari Microsoft, dalam artikel blognya.

Bulan lalu, Microsoft mengungkapkan kepandaian kadaluarsa individualized structure sandi (secret phrase termination arrangements) tidak bermanfaat dan lantas membuangnya dari penataan dasar ketenteraman Windows 10 v1903.

Sekarang, Microsoft sedang konsentrasi mengembangkan teknologi guna menghilangkan password dari semua sistem.


WhatsApp Akhiri Dukungan guna Windows Phone dan Android Lawas

Windows 10

versi lawas Android dan iOS. Penghentian dukungan ini akan dilakukan secara bertahap.

Dikutip dari Phone Arena, Kamis (9/5/2019), sokongan untuk Windows Phone bakal dihentikan mulai 31 Desember 2019. 

Sementara, sokongan WhatsApp untuk perlengkapan berbasis Android dan iOS lawas bakal dihentikan pada tahun depan.

Alasan WhatsApp berhenti memberikan sokongan terhadap Windows Phone berhubungan dengan keputusan Microsoft. Seperti diketahui, Microsoft telah menyimpulkan mengakhiri sokongan mereka guna OS miliknya itu.

Mengenai OS lain, WhatsApp tidak akan dapat digunakan pada perlengkapan yang menjalankan Android 2.37 dan lebih lawas, mulai 1 Februari 2020.

Perangkat dengan iOS 7 dan versi lebih lama pun tidak bakal lagi dapat menggunakan WhatsApp pada tanggal yang sama.

Sejumlah fitur WhatsApp guna ketiga OS tersebut bisa jadi akan berhenti bekerja, sebelum hari H berakhirnya dukungan.

Oleh karena itu, pemakai mesti memakai perangkat baru supaya bisa memakai semua fitur WhatsApp yang tersedia.




Sebelumnya, beredar rumor Facebook bakal mengintegrasikan aplikasi-aplikasi pesannya. Kini, tampaknya perusahaan benar-benar akan menerapkan integrasi tersebut.

Jika urusan itu dilakukan, nantinya pemakai WhatsApp akan dapat mengirim pesan ke software pesan Facebook Messenger dan chat DM di Instagram.

Mengutip page Engadget, Selasa (7/lima/2019) gosip ini diungkapkan sang Head of Consumer Messenger Product, Asha Sharma, di gelaran konferensi developer Facebook F8 sejumlah waktu kemudian.

Berdasarkan keterangan dari Sharma, pemakai dapat segera mengirim pesan antar software chatting kepunyaan Facebook. Nantinya seluruh pesan bakal dienkripsi end-to-end yang menjadi privasi teranyar dari Facebook.

Sharma menuliskan, ekspedisi pesan antar software akan bekerja serupa dengan teknik orang menciptakan panggilan telepon, tanpa perlu cemas dengan layanan operator yang digunakan.

Pengguna tidak butuh mempedulikan apa operator nomor tujuan, sebab tetap dapat menelepon mereka yang memakai layanan operator berbeda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar