BERITA TEKNOLOGI - berita update teknologi informasi - BERITA TEKNOLOGI 1 | BERITA TECHNOLOGY | TECHNOLOGY NEWS

Breaking

About Me

Example.com - Your ACME Website Winner

Senin, 13 Mei 2019

BERITA TEKNOLOGI - berita update teknologi informasi

Hasil gambar untuk Instagram Blokir Tagar Penyebar Berita Anti-Vaksin

Instagram Blokir Tagar Penyebar Berita Anti-Vaksin

BERITA TEKNOLOGI - Instagram mengkonfirmasi mulai hari ini (10/5) menyembunyikan hasil pencarian melewati tagar yang secara konsisten memperlihatkan informasi palsu atau hoaks berhubungan vaksin seperti menangkal orang guna mendapatkan vaksinasi.

"Misalnya, tagar # vaksin1234 mengandung proporsi informasi yang salah tentang vaksin, tagar akan ditutup sepenuhnya," kata Karina Newton, direktur kebijakan publik global Instagram.

Lebih lanjut kata Newton, Instagram berkolaborasi dengan World Health Organization (WHO) guna memverifikasi informasi tentang vaksin dan sebanyak lembaga kesehatan lainnya. Namun, andai Instagram mendeteksi informasi soal vaksin yang belum diverifikasi maka konten vaksin itu akan tidak dipedulikan terlebih dahulu beredar di platform.



Sebelumnya Instagram telah menutup sejumlah tagar yang mengandung informasi palsu laksana #vaccinescauseautism dan #vaccinescauseaids. Di samping itu disinggung Instagram pun akan menutup tagar yang tak tidak jarang kali mengandung informasi palsu soal vaksin.

Perusahaan jejaring sosial ini akan menutup konten yang diunggah oleh sekelompok akun anti-vaksin yang bertujuan guna menyebarkan informasi palsu, laksana yang dikutip Engadget. 

Instagram pun berencana untuk mengenalkan fitur 'pop-up message' untuk orang yang hendak mencari informasi vaksin dan mereka bakal disajikan dengan informasi yang tepat berhubungan vaksin. Di satu sisi, Newton mempunyai kekhawatiran bahwa pihaknya bakal terus mengejar propaganda anti-vaksin di masa depan.


Secara terpisah, Instagram sempat memberitahukan bahwa mereka tengah membina alat untuk mengemukakan banding untuk pemakai yang merasa konten vaksin yang diberikan itu tidak berisi informasi palsu. 

Konten tersebut akan dikirim ke pada pihak yang mengetahui informasi soal vaksin dan andai mereka menyaksikan konten vaksin yang diunggah tidak tergolong informasi palsu, maka Instagram akan membalikkan konten tersebut. Direktur Operasi Komunitas Instagram Bettina Fairman menuliskan alat banding ini akan tersedia dalam sejumlah bulan mendatang.

Facebook sudah terlebih dahulu menghapus konten propaganda anti-vaksin yang terus bertambah didalam platform kepunyaan mereka. Namun, sebanyak orang masih mengejar konten berhubungan anti-vaksin meskipun kepandaian tersebut telah berjalan semenjak dua bulan lalu, laksana dikutip TechCrunch.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar