BERITA TEKNOLOGI - contoh berita teknologi - BERITA TEKNOLOGI 1 | BERITA TECHNOLOGY | TECHNOLOGY NEWS

Breaking

About Me

Example.com - Your ACME Website Winner

Senin, 27 Mei 2019

BERITA TEKNOLOGI - contoh berita teknologi

CEO XL Axiata Dian Siswarini optimistis tahun ini industri bakal tumbuh positif single digit. Dian mengatakan dari segi tarif, operator seluler bukan lagi saling perang harga.

Gambar terkait




contoh berita teknologi - CEO XL Axiata Dian Siswarini optimistis tahun ini industri bakal tumbuh positif single digit. Dian mengatakan dari segi tarif, operator seluler bukan lagi saling perang harga.

Operator seluler PT XL Axiata Tbk. menilai bahwa ketika ini industri telekomunikasi sedang berada pada jalur yang tepat.

Hal itu nampak dari sejumlah hal seperti perilaku pelanggan, customer base, sampai tarif pada periode Januari – Maret 2019 yang tampak lebih baik dikomparasikan dengan periode yang sama tahun lalu.

CEO XL Axiata Dian Siswarini optimistis tahun ini industri bakal tumbuh positif single digit. Dian mengatakan dari segi tarif, operator seluler bukan lagi saling perang harga.

Operator mulai beranggapan rasional dalam memberi harga layanan data. Oleh sebab itu, kepandaian pemerintah tentang peraturan rumus tarif belum dibutuhkan.

Adapun XL Axiata, kata Dian, sudah menaikan tarif data secara bertahap mulai tahun lalu, begitupun dengan sebanyak bonus untuk pelanggan pun mulai dikurangi.

Hasil gambar untuk CEO XL: Tidak Ada Lagi Perang Harga antar Operator

“Masalah tarif operator kini menimbang-nimbang tidak lagi mengerjakan [perang] harga yang jor-joran, jadi saya rasa seluruh operator tahun ini bakal bersikap rasional dalam pentarifan,” kata Dian di Jakarta, Jumat (24/5).

Sementara itu, Ririek Andriansyah yang baru saja dilantik menjadi Direktur Utama PT Telekomonikasi Indonesia Tbk. menuliskan tarif rasional hanyalah salah satu hal dalam mengukur kesehatan industri telekomunikasi.

Secara menyeluruh, menurutnya industri telekomunikasi baru dapat disebutkan sehat andai memenuhi tiga faktor. Pertama harga layanan yang terjangkau. Kedua, pelaku industrinya mesti dapat sustainable guna terus berkembang dan memingkatkan layanannya.

“Ketiga layanan mesti terdapat di semua wilayah Indonesia,” kata Ririek.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar