BERITA TEKNOLOGI - berita teknologi viral - BERITA TEKNOLOGI 1 | BERITA TECHNOLOGY | TECHNOLOGY NEWS

Breaking

About Me

Example.com - Your ACME Website Winner

Selasa, 07 Mei 2019

BERITA TEKNOLOGI - berita teknologi viral

PT XL Axiata Tbk mencatatkan pertumbuhan penghasilan rerata per pemakai atau Avarage Revenue Per User (ARPU) gabungan hingga 10 persen dikomparasikan dengan kuartal 1/2018. Tercatat ARPU XL Axiata pada kuartal I/2019 senilai Rp33.000.

Group Head Commercial GTM PT XL Axiata Tbk Rahmadi Mulyohartono (dari kiri), Direktur Allan Bonke, Chief Marketing Officer David Arcelus Oses, dan Group Head Mass Segment Bernard Ho mengobrol usai peluncuran Paket Baru Xtra Rejeki Tunjangan Hadiah Ramadan di Jakarta, Kamis (2/5/2019).

berita teknologi gadget - PT XL Axiata Tbk mencatatkan pertumbuhan penghasilan rerata per pemakai atau Avarage Revenue Per User (ARPU) gabungan hingga 10 persen dikomparasikan dengan kuartal 1/2018. Tercatat ARPU XL Axiata pada kuartal I/2019 senilai Rp33.000.

Tri Wahyuningsih, Manajer Komunikasi Korporat XL Axiata, menulis bahwa pertumbuhan ARPU didasarkan pada banyak faktor., sepert inisiatif XL Axiata dalam menyerahkan penawaran paket-paket terbaru, program bundling sampai upaya penambahan kualitas jaringan untuk menambah pengalaman yang lebih baik untuk pelanggan.

“Meningkatnya konsumsi atau pemakaian layanan, khususnya layanan data pun mendorong ARPU, terdaftar pada kuartal kesatu 2019 ini, ARPU prabayar sukses tumbuh sebesar 7 persen YoY,” kata Tri untuk Bisnis, Senin (6/5/2019).

Tri menambahkan hal pendorong lainnya ialah upaya penerapan tarif yang lebih kompetitif di industri sehingga dapat mendorong pelanggan guna memilih dan menambah pemakaian layanan-layanan yang disediakan XL Axiata.

Dia menuturkan XL Axiata tidak mempunyai target pencapaian guna ARPU sebab perusahaan lebih berfokus pada penambahan profitabilitas.

Disamping itu, menurut laporan Kuartal 1/2019 pula tercatat penghasilan perseroan tumbuh 9 persen secara tahunan dari Rp5,50 triliun menjadi Rp5,97 triliun.

Pertumbuhan itu didorong oleh pertumbuhan penghasilan layanan data yang bertambah sebesar 25 persen secara tahunan dari Rp3,71 triliun menjadi Rp4,63 triliun. Adapun penghasilan dari legacy (percakapan dan SMS) merasakan penurunan sampai 32 persen secara tahunan dari Rp1,09 triliun menjadi Rp751 miliar pada kuartal I/2019.

Lebih lanjut, terdaftar XL Axiata pun mencatatkan perkembangan pelanggan sejumlah 1 persen dikomparasikan dengan jumlah pelanggan 2018, dari 54,9 juta pelanggan menjadi 55,1 juta. Adapun sejumlah 46,3 juta pelanggan adalahpemakai smartphone.

Angka penetrasi smartphone XL Axiata naik 10 persen year on year/YoY menjadi 84 persen pada akhir kuartal I/2019.

Kemudian total kemudian lintas di semua jaringan XL Axiata pun mengalami penambahan sebesar 70 persen secara tahunan pada kuartal I/2019. Pertumbuhan ini didorong oleh kemudian lintas 4G sebagai kemudian lintas data beberapa besar XL Axiata ketika ini.

Mengenai jumlah pelanggan, Tri menyatakan peningkatan jumlah pelanggan didorong oleh keberhasilan perusahaan dalam unik pelanggan smartphone serta terus tumbuhnya pelanggan di luar Jawa hasil dari pembangunan infrastruktur yang massif di luar Jawa dalam sejumlah tahun terakhir.

“Di samping itu, implementasi registrasi prabayar pun memberikan akibat melambatnya peningkatan pelanggan baru yang dibarengi pula dengan konsentrasi perusahaan guna lebih mendorong kinerja perusahaan dari loyalitas pelanggan yang ada,” kata Tri.

Kemudian, dalam hal infrastruktur, total pemanfaatan BTS XL Axiata meningkat 15% dibandingkan tahun berikutnya untuk periode yang sama, dari 105.792 BTS menjadi 122.175 BTS.Pertumbuhan didorong oleh penambahan jumlah BTS 4G yang tumbuh 64 persen secara tahunan dari 20.189 BTS menjadi 33.106 BTS pada kuartal I/2019.

Adapun jumlah BTS 2G menciut 2 persen secara tahun dari 37.750 menjadi 36.929 BTS. Tri menyatakan pihaknya tidak mempunyai target eksklusif dalam memangkas BTS 2G diakibatkan XL Axiata ingin mencermati bagaimana perkembangan pemakaian 2G dalam sebuah area.

“Jika nantinya pemakaian 2G dalam sebuah area menurun, dan memungkinkan guna BTS dikurangi, maka spektrum 2G yang sebelumnya digunakan akan dipindahkan untuk peningkatan kapasitas dan cakupan BTS 4G di wilayah tersebut,” kata Tri.


Dalam info memo XL kuartal I/2019 dilafalkan juga bahwa pascabayar XL Axiata terus tumbuh lewat penawaran bundling dengan smartphone. Keberhasilan tampak dari pengeluaran rata-rata pelanggan pasca bayar bertambah 8 persen secara tahunan dari Rp106.000 menjadi Rp114.000.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar