BERITA TEKNOLOGI - artikel teknologi terbaru - BERITA TEKNOLOGI 1 | BERITA TECHNOLOGY | TECHNOLOGY NEWS

Breaking

About Me

Example.com - Your ACME Website Winner

Selasa, 16 April 2019

BERITA TEKNOLOGI - artikel teknologi terbaru


Layanan Waresix sekarang telah bisa diakses di 10 kota yakni Jakarta, Semarang, Surabaya, Pekanbaru, Bali, Makassar, Balikpapan, Bandung, Palembang, dan Dumai.




BERITA TEKNOLOGI - Bisnis Waresix, perusahaan rintisan teknologi di bidang logistik, tumbuh 15 kali lipat. Setiap bulan, startup itu mengelola penyaluran 100.000 ton barang dengan perkembangan bisnis 25% masing-masing bulan.

Perusahaan rintisan yang didirikan oleh Andree Susanto, Edwin, dan Filbert Hansel pada 2017 ini meluangkan layanan logistik dari hulu ke hilir, merangkum infrastruktur transportasi, kargo, konsolidasi sampai pergudangan.

Hingga kini, perusahaan sudah bekerja sama dengan lebih dari 2.000 pemasok yang merangkum operator gudang dan penyedia transportasi darat untuk menolong sekitar 100 klien bisnis yang memakai platform mereka. Adapun lokasi layanannya sekarang telah bisa diakses di 10 kota yakni Jakarta, Semarang, Surabaya, Pekanbaru, Bali, Makassar, Balikpapan, Bandung, Palembang, dan Dumai.

Waresix memakai sistem transportasi multimoda, yakni mengombinasikan sekian banyak  moda transportasi untuk mencapai daerah-daerah terasing dari satu pulau ke pulau lain. Dengan sistem ini, Waresix menjadi satu-satunya pemain di industri logistik yang meluangkan solusi ekspedisi end-to-end yang dapat memecahkan kendala geografis di Indonesia.
Co-founder dan CEO Waresix, Andree Susanto, mengatakan, sejak mula pihaknya membina tim yang powerful dengan pemahaman komprehensif berhubungan rantai pasokan di Indonesia. Di samping itu,pihaknya pun menyediakan platform guna mengoptimalkan penyelesaian yang ditawarkan.

"Dengan memusatkan perhatian pada pelanggan sebagai mitra yang bertanggung jawab yang berkomitmen untuk mengembangkan bisnis mereka masing-masing, Waresix telah tumbuh 15 kali lipat dari tahun sebelumnya," katanya, dikutip oleh Bisnis dalam sebuah pernyataan. sebuah wawancara yang diterbitkan Senin (15/4).

Dia menambahkan, dengan level perkembangan seperti ini, pihaknya memproyeksikan bakal mendapatkan laba dalam masa-masa dekat, namun pihaknya menyimpulkan untuk menginvestasikan penghasilan ini demi membina tim, infrastruktur, dan layanan yang lebih kuat.

Waresix ketika ini menangani transaksi bulanan senilai lebih dari 100.000 ton dengan tingkat pertumbuhan menjangkau 25% month-to-month. Hingga ketika ini, ada 100 bisnis—baik berbentuk perusahaan maupun usaha menengah—yang memakai platform Waresix untuk menggali layanan logistik sesuai keperluan mereka. Dengan platform tersebut, pelanggan dapat memilih layanan logistik yang mempunyai pengetahuan dan kemahiran lokal di bidang masing-masing, sampai-sampai pelanggan mendapatkan garansi dan ketenangan guna urusan logistik yang mereka butuhkan.

Pelanggan pun mempunyai fleksibilitas dalam mengolah spesifikasi pengiriman. Mereka dapat menggunakan gudang Waresix guna konsolidasi dan dekonsolidasi sampai-sampai akan menjadikan sistem penyaluran lebih efisien. Pelanggan pun dapat memanfaatkan armada truk yang disediakan oleh perusahaan rintisan ini. Ke depannya, Waresix berencana untuk menjaga pertumbuhan bisnis dan memberdayakan klien mereka supaya bisa mengelola rantai pasokan yang lebih transparan, efisien, dan praktis sehingga menambah laba usaha.

Menurutnya, Waresix mempunyai ambisi besar untuk membetulkan rangkai pasokan di Indonesia dan meluangkan solusi logistik untuk pelaku bisnis atau pribadi yang hendak menjangkau klien dengan lebih efisien. Perusahaan ini telah membuat platform khusus guna menghubungkan operator gudang dan penyedia transportasi baik darat maupun laut yang siap menyewakan ruangan penyimpanan mereka. Sejauh ini, Waresix telah mencapai baik kota besar maupun area terasing di Indonesia guna menangani keperluan kargo, pengisian ritel, penyimpanan suhu dingin, transportasi, dan layanan pergudangan internasional guna klien luar negeri.

Managing Partner East Ventures Wilson Cuaca, perusahaan modal ventura yang menyerahkan pendanaan tahap mula kepada Waresix, menyatakan bertolak belakang dengan India atau China, Indonesia bukanlah suatu daratan luas dan karena tersebut akan memerlukan pendekatan transportasi multimoda hyperlocal yang terfragmentasi.

“Tim Waresix berada pada momentum yang tepat untuk menciptakan industri logistik jadi lebih optimal dan efisien,” ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar