BERITA TEKNOLOGI - berita teknologi gadget - BERITA TEKNOLOGI 1 | BERITA TECHNOLOGY | TECHNOLOGY NEWS

Breaking

About Me

Example.com - Your ACME Website Winner

Senin, 01 April 2019

BERITA TEKNOLOGI - berita teknologi gadget


BERITA TEKNOLOGI - Tokopedia Kebangkan Logistik  Mahir dengan Kecerdasan Buatan
Tokopedia tengah membangun teknologi prediksi permintaan menerapkan  kecerdasan buatan.


Teknologi ini akan digunakan untuk membangun sistem logistik yang dapat mensupport  pengiriman satu hari secara merata di seluruh Indonesia.
JAKARTA — Tokopedia tengah membangun teknologi prediksi permintaan menggunakan kecerdasan buatan. Teknologi ini akan  diterapkan untuk membangun  system  logistik yang  dapat mensupport pengiriman satu hari secara merata di  seluruh Indonesia.

Founder dan CEO Tokopedia William Tanuwijaya yakin teknologi kecerdasan buatan  dapat  menjadi  penemuan kreatif kunci yang merubah  system  pengiriman barang dan transaksi  melalui platform dagang-el menjadi lebih efisien  via konsep smart logistic.
Konsep smart logistic, menurutnya, mendukung upaya Tokopedia berkontribusi dalam pemerataan ekonomi melalui  teknologi. Salah satunya dengan memberikan kesempatan  kepada  pelanggan di  seluruh  daerah  untuk mengakses produk di manapun  sekaligus  mendapatkan  produk yang dibelinya pada hari yang sama.

Ia menyebut  saat ini satu dari tiga produk yang ditransaksikan di Tokopedia dapat diterima pada hari yang sama oleh pelanggan. Masalahnya, demografi Indonesia yang terdiri dari banyak pulau menjadi tantangan tersendiri bagi  system  logistik. Alhasil, konsep transaksi sehari barang sampai belum  dapat diimplementasikan secara merata di Tanah Air.
“Tokopedia sedang menjalankan  riset berbasis AI [Artificial Intelligence/kecerdasan buatan]  apabila kami dapat memberikan demand prediction pada merchant di Aceh dan Jakarta, lalu kami bangun warehouse dengan system smart logistic.  Maka seluruh  orang di Indonesia punya kesempatan  yang sama untuk mengakses dan {menerima|mendapatkan} barang di hari yang sama,” ujarnya ketika  peluncuran Tokopedia AI Center of Excellence di Universitas Indonesia, Kamis (28/3/2019).

Dalam konteks platform dagang-el, ujarnya, ia menyebut teknologi AI mampu menghitung banyak variabel. Tidak hanya  mampu  menganalisis   kebiasaan berbelanja konsumen, teknologi ini juga mampu membuat rekomendasi  produk yang bersifat personal, hingga membuat  prediksi  permintaan konsumen. Prediksi kebutuhan inilah yang akan dikembangkan  lebih lanjut dalam konsep smart logistic.

Setelah  mengetahui prediksi mengenai jumlah dan  variasi  produk yang diminta konsumen, ujarnya, pedagang  dapat menitipkan produk mereka di gudang pintar sesuai  lokasi konsumen. Dengan demikian, pengiriman di hari yang sama dengan transaksi menjadi lebih memungkinkan.

“Dengan  demikian itu pebisnis di Aceh seakan-akan  bisa memiliki kantor  cabang di manapun pasarnya ada. Ini  merupakan  inovasi penemuan  yang akan terus kami kembangkan,” ujarnya.

William  tak  memerinci lebih lanjut baik peta jalan Tokopedia menuju smart logistic tersebut, ataupun dana yang perusahaan siapkan untuk mengembangkannya. Internet jelas, dia menyadari betul pengembangan penemuan kreatif teknologi  membutuhkan  sumber energi manusia (SDM) yang mumpuni.

Oleh karena itu, dia menyebut dana investasi sebesar US$ 100 juta dari Softbank Berikutnya  and Media Inc dan Sequoia Capital yang diperoleh perusahaannya pada tahun lalu akan digunakan  salah satunya untuk memaksimalkan pengembangan SDM dan juga riset di bidang AI.  Umumnya itu dibuat dengan kolaborasi bersama perguruan tinggi untuk melahirkan talenta digital dan  penemuan kreatif baru.

“Kami sedang koordinasi dengan 100 univesitas lainnya, yang awalnya Tokopedia corner akan menjadi Tokopedia Center seperti di UI. Mencari  talenta digital memang sulit, tetapi kita tidak boleh menyerah,” ujarnya.

Head of Research Scientist Tokopedia Irvan Bastian Arief  menyatakan,  pemakaian teknologi AI benar-benar  luas, termasuk untuk platform dagang-el. Dalam hal ini, pihaknya menyebut Tokopedia  telah menerapkan  teknologi AI untuk fitur image search yang terdapat di dalam aplikasinya.

Dengan teknologi tersebut, konsumen dapat mencari produk yang diinginkan  melalui foto yang diunggah ke dalam  sistem. Sekarang aplikasi akan  mengkaji data pedagang yang menjual produk serupa foto yang diunggah.

“Pendidikan  kita ketik keyword jika cari barang. Sekiranya  apabila kita naksir kemeja yang diterapkan teman, kita tinggal foto lalu upload di aplikasi. Lebih  gampang,” ujarnya.

Menteri Riset, Teknologi dan  Tinggi Mohamad Nasir, mengungkapkan  pemerintah mensupport  agar lebih banyak kolaborasi yang tercipta antara akademisi dengan praktisi di industri. Menurutnya, hal hal yang demikian  dapat menolong menyelesaikan tantangan minimnya SDM di bidang digital saat ini, dan di dikala yang sama menciptakan penemuan kreatif yang siap  gunakan di industri.

“Kemenristekdikti  mendukung perguruan tinggi ke depan  dapat berkolaborasi dengan industri sebagai pengguna.  tidak akan ada gap luar  biasa antara  tamatan dengan pengguna,” ujarnya.

2 komentar:

  1. https://janganbacekalautakut.blogspot.com/

    BalasHapus
  2. Kemudahan Bertransaksi 24 Jam Dengan Didukung Berbagai Aplikasi Kekinian Go-Pay Dan Ovo. Nikmati 8 Permainan Dengan Minimal Deposit Hanya 10.000 Dengan Berbagai Bonus Menarik lainnya, Tunggu Apalagi Yuk Gabung Bersama PokerVita Tanpa Robot, Admin, dan Fair Play 100% Player Vs Player.

    Nikamti Promo Terbesar Dari POKERVITA Situs Judi Poker, Domino99 dan BandarQ Online.
    * Promo Bonus Turnover Harian/Mingguan/Bulanan
    * Promo Refferal 15% Seumur Hidup

    Info Lebih Lanjut Hubungi :
    WA: 0812.2222.996
    Wechat: pokervitaofficial
    Line: vitapoker

    BalasHapus