BERITA TEKNOLOGI - teknologi terbaru dan tercanggih - BERITA TEKNOLOGI 1 | BERITA TECHNOLOGY | TECHNOLOGY NEWS

Breaking

About Me

Example.com - Your ACME Website Winner

Rabu, 24 April 2019

BERITA TEKNOLOGI - teknologi terbaru dan tercanggih

Survei UI : Omzet UMKM Meningkat Pasca Jadi Mitra Go-Food


teknologi terbaru dan tercanggih - Fakta itu terlihat dari hasil survei Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) pada November 2018-Januari 2019. Survei yang melibatkan 6.732 responden itu mengungkap dominasi layanan Go-Food dalam layanan pesan antar makanan daring.


Peningkatan omzet dan transaksi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang makanan terjadi pasca mereka menjadi mitra layanan Go-Food.

Tercatat peningkatan itu dialami lebih dari separuh pelaku UMKM yang bekerja sama dengan layanan Go-Food.
Fakta itu terlihat dari hasil survei Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) pada November 2018-Januari 2019. Survei yang melibatkan 6.732 responden itu mengungkap dominasi layanan Go-Food dalam layanan pesan antar makanan daring.

Dari 1.000 responden yang berstatus mitra Go-Food, 55 persen diantaranya mengaku mengalami peningkatan kategori omzet pasca menjalin kerjasama dengan Go-Food.
Kemudian, 85 persen mitra Go-Food memilih menerapkan hasil penjualannya untuk modal usaha.

“Sebesar 98 persen responden UMKM merasa Go-Food memberlakukan mereka secara berimbang dan diuntungkan,” kata Wakil Kepala LD FEB UI Paksi C.K. Walandouw dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/4/2019).

Berdasarkan Paksi, peningkatan kategori omzet menunjukkan bahwa UMKM yang bergabung dengan Go-Food mengalami perluasan pasar.

Kenaikan kelas pelaku UMKM berhubungan juga berimbas pada peresapan tenaga kerja yang lebih banyak dibanding sebelumnya.

Survei yang sama juga menampilkan bahwa mayoritas responden UMKM mengukur Go-Food lebih dipercaya dibandingkan layanan lain yang serupa.

Ada 87 persen responden yang menilai Go-Food lebih aman dan 90 persen mengaku bergabung dengan Go-Food sebab layanan itu lebih dulu ada di Indonesia.

“Pengukuran positif dalam prospek bisnis jangka panjang menyuratkan kepercayaan UMKM terhadap platform teknologi seperti Gojek yang membawa dampak positif berkelanjutan terhadap bisnis mereka di tengah perubahan perilaku konsumen terutama di segmen generasi millenial dan generasi Z,” katanya.

Paksi menyebut, brand awareness Go-Food yang telah terbangun dengan baik di mata pelanggan juga adalah keunggulan. Hal itu membuat pelaku UMKM semakin yakin usaha mereka bisa berkembang dengan menjadi mitra Go-Food.

Kemudian, 92 persen responden UMKM mengungkapkan berkeinginan menjadi mitra Go-Food sebab layanan aplikasi manajemen merchant dari layanan itu memberikan kemudahan. Jumlah yang sama juga mengaku berharap menjadi mitra lantaran kemudahan teknologi non-tunai Go-Pay.

Terakhir, ada 87 persen responden UMKM mengaku bergabung dengan Go-Food karena teknologi keamanan yang canggih, terutama dengan menjamin keamanan transaksi dengan PIN antara mitra restoran dan pengemudi.

Temuan ini mengindikasikan teknologi manajemen merchant menjadi kunci mengakselerasi pertumbuhan dan daya saing UMKM di era komputerisasi.
"Dalam mengembangkan kegiatan UMKM, tidak cukup untuk membantu mereka memperluas pasar, juga perlu menciptakan ekosistem untuk pengembangan UMKM," katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar