BERITA TEKNOLOGI - berita teknologi komputer - BERITA TEKNOLOGI 1 | BERITA TECHNOLOGY | TECHNOLOGY NEWS

Breaking

About Me

Example.com - Your ACME Website Winner

Rabu, 24 April 2019

BERITA TEKNOLOGI - berita teknologi komputer


berita teknologi komputer - Qualcomm Technologies menggelar Qualcom Invention Forum: Era of of Smart and and Connected Industries di Jakarta, sebuah forum untuk memaparkan berbagai aplikasi internet of things.

Forum pembicaraan yang terdiri dari para pengembang, integrator metode, dan operator seluler ini diharapkan agar menjadi pendukung bagi persiapan Indonesia menuju 5G sekaligus untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam menciptakan inisiatif Making Indonesia 4.0.
Shannedy Ong, Senior Director of Business Development untuk Qualcomm International mengatakan Qualcomm Technologies telah memainkan peran penting dalam teknologi nirkabel selama beberapa dekade.  Dengan peluncuran 5G pada tahun 2019, sambungnya, Qualcomm akan membuka era besar selanjutnya yakni era temuan.

\"Teknologi kami akan mendukung perkembangan pesat tidak hanya bagi produk baru, namun juga industri baru termasuk otomotif, IoT, komputasi, jaringan dan lainnya,\" kata Shannedy di Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Sementara itu, Andri Yadi, Wakil Ketua Umum Asosiasi IoT mengatakan poin pasar IoT di Indonesia diperkirakan menempuh US$30 miliar atau setara dengan Rp444 triliun dengan lebih dari 400 juta sensor terhubung yang dipasang di berbagai industri terkait pada 2022. "Menurut survei internal kami, 96% responden percaya bahwa industri lokal dapat menghasilkan materi IOT, seperti sensor, antarmuka kartu, antena, pengontrol mini, dan smart meter," katanya. Andri.

Kemudian, Sudeepto Roy, Vice President of Engineering untuk Qualcomm Incoporated, mengatakan ketersedian konektivitas ditenagai oleh terobosan teknologi seperti 5G, komputasi hemat baterai, dan keamanan sekelas telepon seluler yakni faktor penting dari perangkat IoT generasi selanjutnya.

\"Dikombinasikan dengan perangkat lunak dan platform data yang bisa diandalkan, konektifitas yang kuat, dan contoh bisnis yang inovatif,\" kata Sudeepto. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar