BERITA TEKNOLOGI - berita teknologi viral - BERITA TEKNOLOGI 1 | BERITA TECHNOLOGY | TECHNOLOGY NEWS

Breaking

About Me

Example.com - Your ACME Website Winner

Kamis, 25 April 2019

BERITA TEKNOLOGI - berita teknologi viral

Jatuh Bangun Bisnis
si 'Iron Man' Dunia Nyata

Elon Musk. Foto: Reuters

BERITA TEKNOLOGI - Bocah pendiam yang sempat di-bully, Elon Musk, barangkali tak pernah menyangka bakal sukses laksana ini. Walaupun begitu, sebelum seperti kini ia pernah menikmati jatuh bangun membina bisnisnya.

Bisnis kesatunya ia rintis sesudah memutuskan terbit dari kuliahnya di Stanford. Kala itu, tahun 1995, ia dan saudaranya Kimbal mengenalkan perusahaan perlengkapan lunak mempunyai nama Zip2.

Perangkat empuk tersebut bergerak di bidang penyedia peta sampai surat kabar. Pembuatan perlengkapan tersebut memakan ongkos hingga US$ 28.000 atau setara dengan Rp 392 juta (kurs Rp 14.000) yang berasal dari duit ayahnya dan investor.
Bersamaan dengan peluncuran Zip2, internet pun mulai berkembang kala tersebut sehingga menciptakan perangkat semakin tidak sedikit digunakan. Tak lama, Zip2 akhirnya sukses menandatangani kerja sama dengan koran The New York Times dan Chicago Tribune.

Hanya saja, terjadi masalah pada internal perusahaan Zip2. Sebab, Musk hendak menjadi CEO, tetapi semua investor tak setuju dengan kemauan itu. Pada tahun 1999, semua investor pun memasarkan perusahaan untuk Compaq sebesar US$ 307 juta diperbanyak US$ 34 juta dalam pilihan pembelian saham. 

Dalam penjualan saham Zip2, Musk menerima 7% atau US$ 22 juta dari penjualan atau setara Rp 308 miliar. Pendapatan dari Zip2 lantas digunakannya untuk menegakkan situs mempunyai nama X.com. 

Situs tersebut sendiri bergerak di bidang keuangan technology (fintech) yang kemudian diolah namanya menjadi PayPal. Di tahun 2002, website jual-beli online, eBay, melakukan pembelian PayPal dengan harga US$ 1,5 miliar. Elon pun mendapat  US$ 165 juta dari penjualan tersebut.

Di tahun yang sama, Elon mengembangkan minatnya di dunia angkasa dengan memanfaatkan deviden dari penjualan PayPal. Ia menegakkan perusahaan yang bergerak dalam transportasi luar antariksa bernama Space Exploration Technologies atau yang biasa dikenal dengan SpaceX.

Setelah melewati sekian banyak  kegagalan, SpaceX sukses meluncurkan roket komersial kesatunya di tahun 2009 yang diberi nama Falcon 1.

Roket ini bermanfaat meletakkan satelitnya di orbit Bumi. Tak melulu itu, di tahun 2012 SpaceX kembali sukses menciptakan roket mempunyai nama SpaceX Dragon. Roket ini dapat mencapai Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station atau ISS). 

Tak hingga di situ, rasa penasarannya dalam pengembangan teknologi. Kali ini, Elon adalah bakatnya dalam industri kendaraan listrik.

Pada 2004, Elon bergabung dengan Tesla Motors atau perusahaan kendaraan bahan bakar listrik. Ia menyuntikkan dana sebesar US$ 7,5 juta guna Tesla Motors. Lalu, pada tahun 2008 ia sukses meraih jabatan sebagai CEO. Mobil keluaran kesatu Tesla ialah Tesla Roadster dan sukses terjual sejumlah 2.500 unit di 31 negara.

Bagi, Elon berbisnis di Tesla Motors bukan untuk menggali keuntungan. Tetapi ia memiliki kemauan kuat guna memperbaiki situasi lingkungan dengan membuat kendaraan yang bertenaga listrik.

Walaupun menghadapi kendala yang lumayan besar, yaitu keterbatasan sarana pengisian ulang energi, Elon terus berkomitmen guna mensukseskan buatan kendaraan ramah lingkungan.
Kegigihannya di bidang kendaraan ramah lingkungan tak melulu sampai Tesla Motors. Pada tahun 2006 bareng sepupunya Lyndon dan Peter Rive, Elon menegakkan SolarCity.

Perusahaannya kali ini bergerak eksklusif dalam memproduksi panel surya, pendanaan dan pemasangannya. SolarCity ini pun menjadi sarana untuk Elon untuk menegakkan tempat pengisian ulang guna kendaraan listrik yang berkolaborasi dengan Tesla Motors. Lalu, pada Juni 2016 SolarCity sah diakuisisi Tesla Motors. 
Hingga ketika ini, Elon terus mengembangkan kiprahnya di dunia bisnis. Ia mendirikan sekian banyak  perusahaan lainnya, laksana Hyperloop, OpenAI, dan Neuralink. Kini ia diduga mempunyai kekayaan menjangkau US$ 20,6 miliar atau setara dengan Rp 288 triliun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar