BERITA TEKNOLOGI - berita heboh dunia hari ini - BERITA TEKNOLOGI 1 | BERITA TECHNOLOGY | TECHNOLOGY NEWS

Breaking

About Me

Example.com - Your ACME Website Winner

Senin, 15 April 2019

BERITA TEKNOLOGI - berita heboh dunia hari ini


Gojek Sumbang Rp44,2 Triliun untuk Ekonomi RI



BERITA TEKNOLOGI - Sebagai perusahaan rintisan digital, Gojek dinilai menyerahkan kontribusi signifikan untuk perekonomian nasional. Di samping itu, mengekor aturan yang ada, operasionalisasi Gojek sudah membuka tidak sedikit lapangan kerja layak untuk masyarakat.


Sebagai perusahaan rintisan digital, Gojek dinilai menyerahkan kontribusi signifikan untuk perekonomian nasional. Di samping itu, mengekor aturan yang ada, operasionalisasi Gojek sudah membuka tidak sedikit lapangan kerja layak untuk masyarakat.

Pengamat Transportasi Djoko Setijwarno menilai eksistensi operator transportasi daring laksana Gojek, semenjak semula membuka tidak sedikit lahan pekerjaan. Sejauh ini, andai menuruti ketentuan yang berlaku, selayaknya partner pengemudi bakal mendapatkan perlindungan pun kesejahteraan.


“Kalau aturan dari Kemenhub tersebut sudah terdapat ketentuan, bermukim dilengkapi dengan regulasi dari Kominfo dan Kemenaker, bayak yang berpindah profesi dengan eksistensi bisnis transportasi daring,” ungkap Djoko untuk Bisnis, Minggu (14/4/2019).


Pada peluang berbeda, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menilai keberhasilan perusahaan software Gojek ialah jawabannya atas kekhawatiran sekitar ini bahwa kehadiran start-up digital sekelas unicorn ataupun decacorn laksana Gojek malah akan membawa pendapatan negara terbit negeri.


"Dari unicorn ke kopi tanpa kafein, Gojek telah menjadi model di Indonesia dan telah menjadi model di tingkat internasional. Jadi, siapa bilang uang Anda habis? Tapi sebaliknya, uang (dari luar tepatnya) untuk kita. ", katanya beberapa waktu lalu.


Luhut menambahkan, menurut data yang ada, Gojek mempunyai peran penting untuk perekonomian sebab mampu memberi donasi terhadap ekonomi Indonesia sebesar Rp44,2 triliun lebih. Teknologi super-app yang dikembangkan Gojek pun dinilai sukses menciptakan lapangan kerja yang banyak.


“Katanya teknologi itu dapat membuat susah menggali lapangan kerja. Tapi Gojek memperlihatkan bahwa teknologi ini dapat membuka lapangan kerja,” tegasnya.


Lebih jauh, Luhut menuliskan prospek Indonesia sebagai pasar digital diduga akan semakin besar dan akan menjangkau US$100 miliar pada tahun 2025.


“Jadi bila investor inginkan masuk ke Gojek, itu ialah cerminan stabilitas ekonomi dan stabilitas politik kita. Bagusnya ialah manajemen Gojek tersebut masih dipegang orang Indonesia. (Jadi) anda yang atur, bukan didikte negara lain,” kata Luhut.


Menjawab pertanyaan wartawan, Luhut meyakinkan bahwa pemerintah bakal terus menyokong munculnya start-up digital baru dan bakal memfasilitasi mereka menjadi unicorn baru yang bakal mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.


Sementara itu, Founder dan CEO Gojek, Nadiem Makarim,mengatakan pihaknya bangga sekaligus bersyukur bahwa produk produksi anak bangsa ini bisa menjadi pemain regional. Nadiem pun mengatakan penetrasi Gojek nomor satu di Indonesia.


Berdasarkan laporan App Annie yang berjudul “The State of Mobile 2019”, Gojek menjadi software on-demand di Indonesia dengan monthly active users terbanyak. Bahkan, pemakai aktif software GOJEK secara mingguan (weekly active users) 1,5 kali lipat lebih tidak sedikit dibandingkan kompetitornya di Indonesia. Keberhasilan ini berbanding lurus dengan pengembangan nilai transaksi bruto (GTV) Gojek, yang mencapai lebih dari US $ 9 miliar pada akhir 2018 dan memiliki total volume transaksi US $ 2 miliar per tahun.


GOJEK pun menjadi brand top of mind untuk masyarakat Indonesia menurut data dari lembaga independen global lainnya, Yougov.


Kemudian menurut Riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) tahun 2018, layanan Go Food sendiri bahkan menyumbang Rp18 triliun terhadap perekonomian Indonesia di tahun 2018, sampai-sampai tercatat sebagai layanan bisnis berbasis digital terbesar di Asia Tenggara dan terbesar No.3 di dunia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar