Berita Teknologi - Berita Teknologi Astronot - BERITA TEKNOLOGI 1 | BERITA TECHNOLOGY | TECHNOLOGY NEWS

Breaking

About Me

Example.com - Your ACME Website Winner

Senin, 22 April 2019

Berita Teknologi - Berita Teknologi Astronot

Astronot ke Mars Wajib Pakai Kacamata Renang? Bisa Jadi 


Berita Teknologi | Ilustrasi astronot. (Foto: iStock) Ilustrasi astronot. (Foto: iStock) Jakarta - Kacamata renang kelihatannya akan menjadi aksesoris mesti astronot yang mengekor misi antariksa mengarah ke planet Mars. Ini merupakan benang merah dari studi yang dilaksanakan oleh NASA.  Bukan untuk sebatas gaya, kacamata renang disebut dapat melindungi penglihatan astronot supaya tetap tajam dengan menambah tekanan dari cairan yang sedang di dalam mata.
   
 Baca juga: Dua laptop gaming Gahar dipegang oleh Acer Edar di Indonesia

 Sebelumnya astronot yang bermukim di Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) dalam jangka masa-masa lama telah menikmati perubahan pada penglihatan mereka yang dilangsungkan hingga bertahun-tahun.   Fenomena ini secara medis dikenal sebagai desakan intraocular (IOP), yang dapat memicu sekian banyak  gejala sperti timbulnya titik-titik putih di retina sampai pembengkakan di saraf optik.   

Baca juga: Acer Perkenalkan Duo Laptop Gaming Baru

 Tak tidak cukup dari 75% astronot pernah merasakan perubahan ini, yang berdampak pada menurunnya ketajaman visual. Gravitasi mikro pun dinamakan sebagai di antara penyebabnya.  NASA juga terdorong menganalisis lebih jauh tentang gejala tersebut. Mereka menganalisis 20 lelaki di Johnson Space Centre di Houston, AS, di mana 10 pria memakai kacamata renang dan lainnya tidak. 

 Selama tiga hari, kumpulan ini menjalani serangkaian eksperimen dalam sekian banyak  posisi laksana berbaring dan berputar ke belakang dengan kepala terlebih dahulu. Percobaan ini dilaksanakan sebagai simulasi efek dari kegiatan fisik yang terjadi di luar angkasa.  Peneliti dari Universities Space Research Association, Jessica Stott, menuliskan bahwa kacamata renang dapat menekan kulit di dekat mata dengan lumayan kuat dan sukses meningkatkan desakan intraokular

   Baca juga: Face++ Cari Mitra Lokal di Indonesia

 "Temuan ini mengindikasikan peningkatan desakan intraokular dengan kacamata renang dapat dipakai untuk meminimalisir sindrom neuro-okuler yang berhubungan dengan penerbangan luar angkasa," kata Stott laksana dikutip detikINET dari The Telegraph, Senin (22/4/2019).  "Penambahan kacamata renang dikatikan dengan sedikit penambahan tekanan, yang bisa mengurangi sejumlah efek buruk pada mata ketika penerbangan luar antariksa jangka panjang," sambungnya.  Penemuan ini pasti sangat menolong NASA guna mempersiapkan astronot dalam tujuan ke planet Mars. Presiden Donald Trump telah memerintahkan Badan Antariksa AS untuk mempercepat pembangunan infrastruktur ruang angkasa untuk mengirim astronot ke Mars pada tahun 2033

Tidak ada komentar:

Posting Komentar